RSS

Magnetic Pole Shift – And where the Sun will rise?

09 Nov


“Tidak akan tiba hari kiamat sebelum matahari terbit dari barat”

Investigasi lanjutan mengenai anomali-anomali 2012 tiba pada verifikasi ilmiah yang paling menggetarkan : Prediksi NASA bahwa dalam beberapa tahun ke depan ada kemungkinan terjadi perubahan kutub magnet bumi-yang merupakan siklus ribuan tahun dari planet dan bintang. Meski sulit dipercaya, sebagai contoh NASA mengatakan bahwa pada tahun 2001 bintang kita -matahariku, yang dinyanyikan Agnes- telah mengalami perubahan kutub tersebut. Namun karena massa matahari relatif uniform dan kita tidak tinggal disana maka manusia relatif tidak merasakan perubahan ini.


Seperti kita ketahui bumi dapat diibaratkan sebutir telur dimana kulit telur adalah daratan dan lautan tempat kita berpijak, dan cairan telur adalah material vulkanis logam cair dan inti bumi adalah kuning telur yang merupakan logam padat bersuhu tinggi. Dan inti bumi inilah yang memiliki medan magnet yang keluar dari kutub utara menuju kutub selatan yang dikenal dengan Sabuk Van Hallen. Medan magnet ini melindungi bumi dari sinar kosmis matahari yang memungkinkan kehidupan berjalan dengan normal.
(images from : NASA)
Dalam beberapa dekade terakhir dinyatakan kutub utara telah bergeser dalam derajat yang signifikan, dan tidak ada yang bisa memastikan kapan terjadi pergeseran total kutub Utara menjadi kutub Selatan ini. Bisa dalam hitungan tahun, atau masih ratusan tahun lagi (ref:NASA). Bukan berarti bumi yang berputar balik, tapi karena inti bumi dan kerak bumi diisi oleh cairan, posisi inti dan keraklah yang sebenarnya berputar (Seperti kuning telur berputar didalam telur yang sedang diam)
Jadi apakah efeknya terhadap kehidupan di dunia ini? Selain mungkin menambah stress dan takut orang-orang yang sedang mengalami krisis dan takut kena PHK (“mau kutub ganti kek, mau presiden ganti kek, yang penting buruh harus sejahtera. Turunkan harga beras, turunkan harga BBM!!”ref: Bang Jalal, kepala benjut habis demo). Satu hal yang bisa dipastikan adalah jarum kompas kita tidak akan lagi menunjuk ke arah utara namun mengikuti kutub magnet Utara yang sudah pindah di Selatan.
(image from : NASA)
That’s it? Cuma jarum kompas berubah arah? Mungkin saja. Worst scenarionya malah kemungkinan terjadi sedikit gangguan magnetik yang bisa merusak peralatan elektronik, satelit, pembangkit listrik atau piranti teknologi lainnya. Ooh, jadi sebenarnya kita tidak perlu khawatir kan? Seperti prediksi badai matahari di tahun 2012 yang diulas kompas, upaya pemerintah mungkin lebih kepada mitigasi terhadap kerusakan peralatan GPS dan sarana telekomunikasi.
Jadi benarkah kita tidak perlu khawatir? Coba dipikirkan lagi, apabila kutub magnetik Utara bumi ada di Selatan, darimanakah Matahari kita akan terbit? 
Dari barat… Trus? Tik tik tik… – satu jam kemudian… – Aaarrrrhhggg !!!
Google Keywords : Perubahan Kutub Magnet Bumi 2012, Matahari terbit dari barat, Magnetic Pole Shift
Recommended buys : Compass, Ticket to Mars, Prayer Book🙂
The hard thing is not willing to believe, but to choose in what we believe. Denial, as usual, is human self defense mechanisme to protect us for being fear or even hurted. But to use logic and faith, rather than insting, just defined us as Homo Sapiens.  
Seperti Bang Rhoma Irama mengatakan : “Bekerjalah seperti hidup akan selamanya, dan beribadahlah seperti hidup akan habis esok lusa”😉

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 9 November 2010 in pengetahuan, unik

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: